- Presiden Prabowo Lantik Suahadil Nazara Sebagai Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
- Pelayanan PDAM Unit Cikande dikeluhkan, Konsumen Tiga Hari Tanpa Air, Saat Laporan Terkesan Diabaikan.
- Dua Mobil Operasional MBG Bernopol Sama di Lebak, Viral dan Jadi Sorotan.
- Dugaan Manipulasi Titik Dapur MBG Banten, Kerugian Pengelola Capai 1,5 Miliar
- Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Pijar, Semoga Segera Ditemukan Dalam Keadaan Selamat.
- Kasus Hilangnya Kakak Beradik Di Banyuasin Terungkap, Dua Tahun Pencarian Berakhir Dengan Kenyataan Sedih.
- Bobol Warung Dini Hari, Empat Pelaku Curhat dan Penadah Ditangkap Polda Banten
- KASUS PENCULIKAN AKTIVIS UUN SELESAI DENGAN KEADILAN RESTORATIF, KUASA HUKUM KETUA DPRD LEBAK BERI APRESIASI LUAR BIASA
- Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Selesai Dengan Keadilan Restoratif, Empat Tersangka Bebas
- Warga Perumahan Puri Teratai RW 03 Tunjukkan Kepedulian, Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
King Naga Apresiasi Dinkes Lebak, Atas Pelayanan Kemanusiaan Pasien BPJS yang Sempat Tertahan di RS Kartini
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK – Info Fakta News
Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak dan Kepala Puskesmas Muncang atas respons cepat dan langkah kemanusiaan yang diberikan terhadap pasien BPJS yang sebelumnya sempat tertahan di RS Kartini Lebak akibat persoalan administrasi dan/atau denda pelayanan.
Menurut King Naga, kehadiran dan langkah yang diambil Dinkes Lebak menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap persoalan pelayanan kesehatan yang menyangkut hak masyarakat. Ia menilai penyelesaian tersebut harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
"Atas nama masyarakat, saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak yang telah menunjukkan kepedulian dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan ketika masyarakat menghadapi persoalan pelayanan kesehatan," ujar King Naga.
Meski memberikan apresiasi kepada Dinkes, King Naga menegaskan bahwa peristiwa yang dialami pasien BPJS tersebut tidak boleh dianggap selesai begitu saja. Menurutnya, perlu ada evaluasi terhadap sistem pelayanan rumah sakit swasta atau pemerintah agar tidak ada lagi pasien yang merasa dirugikan karena persoalan administrasi maupun mekanisme pembiayaan.
Ia menilai pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus diberikan tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan. Rumah sakit, kata dia, harus mampu menghadirkan pelayanan yang profesional sekaligus berorientasi pada keselamatan dan kepentingan pasien.
King Naga berharap seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Lebak menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran penting untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengajak semua pihak agar lebih mengedepankan komunikasi dan penyelesaian yang berpihak kepada kepentingan pasien.
"Dinkes sudah menunjukkan langkah yang patut diapresiasi. Ke depan, saya berharap seluruh rumah sakit menjadikan kemanusiaan sebagai prioritas utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.
Ia menambahkan, masyarakat berharap kejadian serupa tidak kembali terulang sehingga kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan di Kabupaten Lebak semakin meningkat.
Sumber : Ketua LSM GMBI Distrik Lebak (King Naga)
(HKZ)






