- Presiden Prabowo Lantik Suahadil Nazara Sebagai Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
- Pelayanan PDAM Unit Cikande dikeluhkan, Konsumen Tiga Hari Tanpa Air, Saat Laporan Terkesan Diabaikan.
- Dua Mobil Operasional MBG Bernopol Sama di Lebak, Viral dan Jadi Sorotan.
- Dugaan Manipulasi Titik Dapur MBG Banten, Kerugian Pengelola Capai 1,5 Miliar
- Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Pijar, Semoga Segera Ditemukan Dalam Keadaan Selamat.
- Kasus Hilangnya Kakak Beradik Di Banyuasin Terungkap, Dua Tahun Pencarian Berakhir Dengan Kenyataan Sedih.
- Bobol Warung Dini Hari, Empat Pelaku Curhat dan Penadah Ditangkap Polda Banten
- KASUS PENCULIKAN AKTIVIS UUN SELESAI DENGAN KEADILAN RESTORATIF, KUASA HUKUM KETUA DPRD LEBAK BERI APRESIASI LUAR BIASA
- Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Selesai Dengan Keadilan Restoratif, Empat Tersangka Bebas
- Warga Perumahan Puri Teratai RW 03 Tunjukkan Kepedulian, Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
LMP Macab Serang, Diduga Program Ketapang di Desa Cikande Permai Tahun Anggaran 2023-2024 Bermasalah
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Dalam upaya menjalankan fungsi sebagai kontrol sosial bagi pemangku kebijakan dan pemegang keputusan.
Laskar Merah Putih Markas Cabang Kabupaten Serang laksanakan kegiatan Audiensi ke beberapa Desa di wilayah Kabupaten Serang.
Agenda pembahasan dalam audiensi terkait program ketahanan pangan yang saat ini merupakan salah satu program unggulan pemerintah.
Salah satunya Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang - Banten, yang melaksanakan audiensi pada Senin 14 Juli 2025.
Diketahui Tim audiensi LMP Macab Kabupaten Serang diterima Sekretaris desa dan Bendahara Desa, audiensi bertempat di ruang kerja Kepala Desa.
Dalam audiensi Ketua LMP Macab Kabupaten Serang Iyan Kusyandi W, yang akrab disapa Iyan baduy meminta penjelasan terkait pelaksanaan program Ketapang yang di laksanakan di Desa Cikande Permai.
Program ketapang dimaksud dalam pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2023 - 2024.
Pertanyaan tersebut di jawab Sugeng selalu bendahara desa, di jelaskan kan untuk anggaran tahun 2023 digelontorkan dana dalam program Ketahanan pangan sebesar Rp. 70.272.442.
Anggaran tersebut dipergunakan untuk peternakan kambing sebanyak 16 ekor dan pembuatan kandang, lebar 4 m² dan panjang 15 m²
Pada anggaran tahun 2024 digelontorkan Rp 286.000.000 terlealusasi Rp. 284.550.000 dan sisa/ Silpa Rp. 1.450.000. Budi daya ikan lele di 4 RW, Jelas Sugeng.
Saat ditanya terkait pelaksanaan kegiatan serta perkembangan program Ketapang peternakan kambing, Sugeng menjawab belum tau nanti saya tanyakan dulu.
Jawaban Sugeng seperti itu sangat mencengangkan Tim audiensi LMP, pasalnya seorang bendahara sebelum mengeluarkan uang tentu menerima RAB dan pada saat pelaksanaan program harusnya tau juga perkembangannya.
Dan saat di minta data program Ketapang ini ternyata ada perbedaan antara keterangan yang di sampaikan dan data yang ada di anggaran tahun 2024.
Waktu audiensi Sugeng mengatakan Budi daya ikan lele ini ada di 4 RW, tapi nyatanya dalam data yang diminta tercantum 5 RW.
Audiensi tidak berjalan tuntas karena Sugeng keluar masuk ruangan audiensi menerima telpon dan masuk ke ruangannya.
Dan menurut juru bicara Tim audiensi LMP Romi, terkait program Ketapang ini akan di dalami dengan berkirim surat permohonan data dan dokumentasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.
(Red)






