- Pelayanan PDAM Unit Cikande dikeluhkan, Konsumen Tiga Hari Tanpa Air, Saat Laporan Terkesan Diabaikan.
- Dua Mobil Operasional MBG Bernopol Sama di Lebak, Viral dan Jadi Sorotan.
- Dugaan Manipulasi Titik Dapur MBG Banten, Kerugian Pengelola Capai 1,5 Miliar
- Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Pijar, Semoga Segera Ditemukan Dalam Keadaan Selamat.
- Kasus Hilangnya Kakak Beradik Di Banyuasin Terungkap, Dua Tahun Pencarian Berakhir Dengan Kenyataan Sedih.
- Bobol Warung Dini Hari, Empat Pelaku Curhat dan Penadah Ditangkap Polda Banten
- KASUS PENCULIKAN AKTIVIS UUN SELESAI DENGAN KEADILAN RESTORATIF, KUASA HUKUM KETUA DPRD LEBAK BERI APRESIASI LUAR BIASA
- Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Selesai Dengan Keadilan Restoratif, Empat Tersangka Bebas
- Warga Perumahan Puri Teratai RW 03 Tunjukkan Kepedulian, Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
- Semarak Maulid Nabi di Perumahan Kayla, Kebersamaan dan Kekompakan Warga Menjadi Cermin Teladan
Pengguna Jalan Cirabit Keluhkan Pedagang Tumpah Pasar Cikande, Yang Berjualan di Badan Jalan.
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news , Banyaknya pedagang yang berjualan subuh di badan jalan Cirabit dikeluhkan pengguna jalan.
Pasalnya waktu mereka berjualan bersamaan padatnya pengguna jalan dari arah Rangkasbitung menuju Cikande Asem yang akan melaksanakan aktivitas ketempat kerja.
Dari empat lajur jalan yang ada, dua lajur dipakai untuk yang berjualan ditambah parkir kendaraan dalam waktu lama, sehingga yang dapat dilalui hanya dua lajur, itupun dari arah Cikande Asem menuju Rangkasbitung.
Anehnya kondisi ini sudah berjalan menahun tapi tidak ada upaya dari Dishub Provinsi dan Kabupaten Serang, beserta Satpol PP Pemkab Serang untuk menertibkannya.
Mirisnya pihak pengelola pasar Cikande pun bukan menertibkan malah mereka meminta salar kepada para pedagang tersebut, yang akhirnya membuat pedagang merasa tidak masalah untuk jualan di tempat tersebut.
Salah satu pengguna jalan ditemui saat melintas pada awak media mengatakan, " sangat disayangkan keberadaan para pedagang yang menutupi badan jalan ini sudah bertahun-tahun tapi seakan dibiarkan, bahkan saat ini semakin bertambah sehingga membuat kondisi semakin carut marut saja "
Sampai berita ini publish, masih mengupayakan komunikasi dengan Dishub Provinsi Banten dan Kabupaten Serang.
(Red)






