- Presiden Prabowo Lantik Suahadil Nazara Sebagai Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
- Pelayanan PDAM Unit Cikande dikeluhkan, Konsumen Tiga Hari Tanpa Air, Saat Laporan Terkesan Diabaikan.
- Dua Mobil Operasional MBG Bernopol Sama di Lebak, Viral dan Jadi Sorotan.
- Dugaan Manipulasi Titik Dapur MBG Banten, Kerugian Pengelola Capai 1,5 Miliar
- Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Pijar, Semoga Segera Ditemukan Dalam Keadaan Selamat.
- Kasus Hilangnya Kakak Beradik Di Banyuasin Terungkap, Dua Tahun Pencarian Berakhir Dengan Kenyataan Sedih.
- Bobol Warung Dini Hari, Empat Pelaku Curhat dan Penadah Ditangkap Polda Banten
- KASUS PENCULIKAN AKTIVIS UUN SELESAI DENGAN KEADILAN RESTORATIF, KUASA HUKUM KETUA DPRD LEBAK BERI APRESIASI LUAR BIASA
- Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Selesai Dengan Keadilan Restoratif, Empat Tersangka Bebas
- Warga Perumahan Puri Teratai RW 03 Tunjukkan Kepedulian, Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
Pengusaha Limbah Kayu Palet di Cikande Tempati Bahu Jalan, Diduga Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan.
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Lapak limbah kayu palet yang berlokasi di Jl.Raya Cikande-Balaraja tepatnya di Kp. Kaman Ambon, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Serang, menyimpan barang dagangan diatas bahu jalan raya.
Keberadaan tumpukan kayu palet berpotensi terjadinya kecelakaan lalulintas
Karena tumpukan kayu palet disimpan asal tumpuk saja dan rentan terjadi ambruk.
Bukan itu saja karena tumpukan kayu palet berada di bahu jalan sangat membahayakan pengguna jalan terutama dari arah Serang menuju Balaraja.
Pantauan awak media dilapangan pada Selasa 5 Agustus 2025, ketika ada mobil yang sedang ngangkut barang, truk yang ngangkut kayu palet tersebut parkir di badan jalan dalam waktu yang lumayan cukup lama.
Truk yang sedang ngangkut limbah kayu palet, parkir di badan jalan
Berdasarkan informasi truk yang ngangkut parkir dibadan jalan raya sudah sering terjadi bila ada bongkar dan pengangkutan barang.
Padahal saat terjadi bongkar dan angkut barang, kendaraan yang melintas cukup ramai mengingat siang hari pada jam kerja atau waktu kebanyakan orang melakukan aktivitas.
Sangat disayangkan kondisi ini sudah terjadi lama seakan pemilik lapak tidak menghiraukan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Menurut salah satu warga yang namanya tidak bersedia diberitakan pada awak media mengatakan
"Apalagi malam hari di tempat tersebut minim penerangan jadi kalau pengguna jalan tidak hati-hati bisa kecelakaan karena banyaknya tumpukan kayu palet".
Warga berharap pemilik lapak segera membereskan tumpukan kayu palet dan tidak lagi tersimpan di bahu jalan.
(Red)






