- Dugaan Pungli di RSUD Adjidarmo, King Naga Menagih Janji Bupati: "Buktikan Pemecatan Sesuai Pernyataan"
- Dugaan Kegagalan Kopsyah Rabani Memenuhi Kewajiban Terhadap Anggota dan Karyawan.
- Ketum DPP BIMANTARA Bobby Chayadi: Hari Buruh Sedunia, Momentum Merajut Kebersamaan Pemerintah Pekerja & Pengusaha
- Pengadilan Tinggi Diminta Tegas Usut Hakim Subai,Putusan Prapid 41 Melanggar Aturan
- Memperingati Hari Kartini, LMP Mada Banten Gelar Fashion Show, Wujudkan Semangat Emansipasi Srikandi
- Kronis, Penerangan Jalan Provinsi Mati Sudah Sepuluh Tahun, Komponen Dicuri Dishub Provinsi Banten Tidak Bertindak.
- Dugaan Pelanggaran Rangkap Jabatan, PNS Aktif Jadi Perangkat Desa, Melanggar Aturan Negara, Bupati Diminta Turun Tangan.
- Diduga Pelaksana Proyek Galian Tanah, Abaikan Janji Uang Konpensasi Pada Penggarap Yang Tanahnya Digali.
- Jaga Stamina dan Kesiapan Tugas, Bag SDM Polres Lebak Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Periodik Semester I Tahun 2026
- Ketua Umum DEPA-RI, Kecam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Fakultas Hukum UI
Dalih Menjadi Mualaf, Seorang Pria Asal Suku Baduy Bawa Kabur Sepeda Motor dan Tipu Warga.
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK - info fakta news
SA pria asal suku Baduy ditangkap Polisi Polsek Gunung Kencana Polres Lebak, karena diduga telah menipu dan gelapkan sepeda motor milik warga di Kabupaten Lebak.
Peristiwa berawal SA yang merupakan warga asal suku Baduy mengaku telah menjadi mualaf dan ingin memperdalam ilmu agama dengan mondok di pindok pesantren, kemudian meminta bantuan kepada warga.
Kepada warga yang ditemui SA mengatakan sejak dirinya menjadi mualaf tidak memiliki tempat tinggal lagi, karena sudah keluar dari suku baduy dan ingin di bantu untuk biaya mondok di pondok pesantren.
Karena merasa simpati kepada SA yang sudah hijrah menjadi muslim, beberapa warga percaya bahkan mengulurkan tangan membantu SA untuk mondok di pondok pesantren.
Rasa simpati warga kemudian di jadikan SA untuk melakukan aksi jahatnya dengan meminjam sepeda motor dengan alasan hendak membeli nasi, tapi akhirnya sepeda motor di bawa kabur.
Akibat kelakuan SA tersebut pada akhir warga yang jadi korban penipuan kemudian mencari keberadaan SA dengan menyebar informasi melalui media sosial.
Informasi warga sedang mencari SA ini tersebar luas di beberapa group whatsApp, bahkan ada salah satu korban yang membuat saembara bagi siapa saja yang menemukan dan berhasil membawa JM akan diberikan imbalan berupa uang.
Dan pada akhirnya SA dapat dihentikan pelariannya oleh jajaran Polsek Gunung Kencana yang menemukan tempat persembunyiannya dan menggelandangnya ke Kantor Polisi.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Gunung Kencana Bripka Ali Gufron saat ditemui awak media membenarkan fihaknya telah menangkap SA, ditempat persembunyiannya di Desa Sukanegara, Kecamatan Gunungkencana, ucapnya.
Saat ini pelaku sedang dimintai keterangan oleh penyidik serta pengembangan kasusnya dalam menjalankan aksi apakah ada keterlibatan pelaku lainnya.
Pasca tertangkapnya SA warga yang menjadi korbanpun mendatangi Mapolsek Gunung Kencana, dan berharap barang miliknya yang sudah dibawa kabur pelaku bisa kembali serta meminta APH agar mengusut tuntas kasus ini.
(Red)






