- Presiden Prabowo Lantik Suahadil Nazara Sebagai Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
- Pelayanan PDAM Unit Cikande dikeluhkan, Konsumen Tiga Hari Tanpa Air, Saat Laporan Terkesan Diabaikan.
- Dua Mobil Operasional MBG Bernopol Sama di Lebak, Viral dan Jadi Sorotan.
- Dugaan Manipulasi Titik Dapur MBG Banten, Kerugian Pengelola Capai 1,5 Miliar
- Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Pijar, Semoga Segera Ditemukan Dalam Keadaan Selamat.
- Kasus Hilangnya Kakak Beradik Di Banyuasin Terungkap, Dua Tahun Pencarian Berakhir Dengan Kenyataan Sedih.
- Bobol Warung Dini Hari, Empat Pelaku Curhat dan Penadah Ditangkap Polda Banten
- KASUS PENCULIKAN AKTIVIS UUN SELESAI DENGAN KEADILAN RESTORATIF, KUASA HUKUM KETUA DPRD LEBAK BERI APRESIASI LUAR BIASA
- Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Selesai Dengan Keadilan Restoratif, Empat Tersangka Bebas
- Warga Perumahan Puri Teratai RW 03 Tunjukkan Kepedulian, Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
Dalih Menjadi Mualaf, Seorang Pria Asal Suku Baduy Bawa Kabur Sepeda Motor dan Tipu Warga.
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK - info fakta news
SA pria asal suku Baduy ditangkap Polisi Polsek Gunung Kencana Polres Lebak, karena diduga telah menipu dan gelapkan sepeda motor milik warga di Kabupaten Lebak.
Peristiwa berawal SA yang merupakan warga asal suku Baduy mengaku telah menjadi mualaf dan ingin memperdalam ilmu agama dengan mondok di pindok pesantren, kemudian meminta bantuan kepada warga.
Kepada warga yang ditemui SA mengatakan sejak dirinya menjadi mualaf tidak memiliki tempat tinggal lagi, karena sudah keluar dari suku baduy dan ingin di bantu untuk biaya mondok di pondok pesantren.
Karena merasa simpati kepada SA yang sudah hijrah menjadi muslim, beberapa warga percaya bahkan mengulurkan tangan membantu SA untuk mondok di pondok pesantren.
Rasa simpati warga kemudian di jadikan SA untuk melakukan aksi jahatnya dengan meminjam sepeda motor dengan alasan hendak membeli nasi, tapi akhirnya sepeda motor di bawa kabur.
Akibat kelakuan SA tersebut pada akhir warga yang jadi korban penipuan kemudian mencari keberadaan SA dengan menyebar informasi melalui media sosial.
Informasi warga sedang mencari SA ini tersebar luas di beberapa group whatsApp, bahkan ada salah satu korban yang membuat saembara bagi siapa saja yang menemukan dan berhasil membawa JM akan diberikan imbalan berupa uang.
Dan pada akhirnya SA dapat dihentikan pelariannya oleh jajaran Polsek Gunung Kencana yang menemukan tempat persembunyiannya dan menggelandangnya ke Kantor Polisi.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Gunung Kencana Bripka Ali Gufron saat ditemui awak media membenarkan fihaknya telah menangkap SA, ditempat persembunyiannya di Desa Sukanegara, Kecamatan Gunungkencana, ucapnya.
Saat ini pelaku sedang dimintai keterangan oleh penyidik serta pengembangan kasusnya dalam menjalankan aksi apakah ada keterlibatan pelaku lainnya.
Pasca tertangkapnya SA warga yang menjadi korbanpun mendatangi Mapolsek Gunung Kencana, dan berharap barang miliknya yang sudah dibawa kabur pelaku bisa kembali serta meminta APH agar mengusut tuntas kasus ini.
(Red)






