- Dugaan Pungli di RSUD Adjidarmo, King Naga Menagih Janji Bupati: "Buktikan Pemecatan Sesuai Pernyataan"
- Dugaan Kegagalan Kopsyah Rabani Memenuhi Kewajiban Terhadap Anggota dan Karyawan.
- Ketum DPP BIMANTARA Bobby Chayadi: Hari Buruh Sedunia, Momentum Merajut Kebersamaan Pemerintah Pekerja & Pengusaha
- Pengadilan Tinggi Diminta Tegas Usut Hakim Subai,Putusan Prapid 41 Melanggar Aturan
- Memperingati Hari Kartini, LMP Mada Banten Gelar Fashion Show, Wujudkan Semangat Emansipasi Srikandi
- Kronis, Penerangan Jalan Provinsi Mati Sudah Sepuluh Tahun, Komponen Dicuri Dishub Provinsi Banten Tidak Bertindak.
- Dugaan Pelanggaran Rangkap Jabatan, PNS Aktif Jadi Perangkat Desa, Melanggar Aturan Negara, Bupati Diminta Turun Tangan.
- Diduga Pelaksana Proyek Galian Tanah, Abaikan Janji Uang Konpensasi Pada Penggarap Yang Tanahnya Digali.
- Jaga Stamina dan Kesiapan Tugas, Bag SDM Polres Lebak Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Periodik Semester I Tahun 2026
- Ketua Umum DEPA-RI, Kecam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Fakultas Hukum UI
Ditanyakan Masalah Dugaan Penggelapan Program Indonesia Pintar PIP, Kepsek SMPN 3 Pangarangan Bungkam, Ada Apa.
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK - info fakta news
Beberapa wali murid keluhkan bantuan anaknya selama di SMPN 3 Panggarangan diduga tidak disalurkan berikut buku tabungannya pun tidak pernah diberikan ke siswa/i, Desa Jatake, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak- Banten Senin (10/06/2025)
Kini terungkap sudah selama ini diduga bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dan buku tabungan siswa SMPN 3 Panggarangan ddiduga selama ini telah digelapkan oleh oknum guru.
Berdasarkan hasil penelusuran awak media dari salah satu wali murid inisial R, saat dikonfirmasi mengatakan,
” Iya pak anak saya selama sekolah di SMPN 3 Panggarangan tidak pernah diberikan buku tabungan dan uang bantuannya pun saya tidak pernah menerima dari pihak sekolah SMPN 3 Panggarangan,”ungkapnya.
“Akan tetapi saya tetap merasa penasaran, saya pun mencoba meminta bantuan kepada saudara saya untuk minta tolong cek bantuan anak saya di aplikasi Si pintar, setelah di cek muncul ternyata anak saya mendapatkan bantuan PIP sebanyak Satu (1) kali, "

"Saya merasa kaget kok bisa sih pihak sekolah tega banget bantuan PIP diduga tidak disalurkan kepada siswa. Kini sudah jelas sekali bisa saja bukan anak saya saja yang mengalami kasus hal yang sama seperti ini. Dan seharusnya jika ada buku tabungannya mungkin bisa saja di sekolah SMAN mendapatkan bantuan lagi,” kata R.
Harapan saya kepada pihak sekolah SMPN 3 Panggarangan, kembalikan hak anak-anak kami berikut buku tabungannya,” harap R wali murid.
Sementara Kepala Sekolah dan Operator sekolah SMPN 3 Panggarangan bungkam seperti tidak mau memberikan keterangan kepada awak.
Perbuatan menggelapkan dana PIP dapat diancam dengan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Pasal 8 jo Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi bila terbukti bersalah juga dapat diberhentikan secara tidak hormat dari ASN.
Apabila Kepsek Sekolah Dasar Negri (SMPN) 3 Panggarangan terbukti bersalah maka taruhan kehilangan jabatan dan akan dipenjarakan."
(Red)






