- Presiden Prabowo Lantik Suahadil Nazara Sebagai Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
- Pelayanan PDAM Unit Cikande dikeluhkan, Konsumen Tiga Hari Tanpa Air, Saat Laporan Terkesan Diabaikan.
- Dua Mobil Operasional MBG Bernopol Sama di Lebak, Viral dan Jadi Sorotan.
- Dugaan Manipulasi Titik Dapur MBG Banten, Kerugian Pengelola Capai 1,5 Miliar
- Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Pijar, Semoga Segera Ditemukan Dalam Keadaan Selamat.
- Kasus Hilangnya Kakak Beradik Di Banyuasin Terungkap, Dua Tahun Pencarian Berakhir Dengan Kenyataan Sedih.
- Bobol Warung Dini Hari, Empat Pelaku Curhat dan Penadah Ditangkap Polda Banten
- KASUS PENCULIKAN AKTIVIS UUN SELESAI DENGAN KEADILAN RESTORATIF, KUASA HUKUM KETUA DPRD LEBAK BERI APRESIASI LUAR BIASA
- Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Selesai Dengan Keadilan Restoratif, Empat Tersangka Bebas
- Warga Perumahan Puri Teratai RW 03 Tunjukkan Kepedulian, Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
Kecelakaan Kerja di PT Cemindo Kembali Terjadi, Sumber Menyebut Selalu Dirahasiakan Pihak Perusahaan
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK - info fakta news
Dugaan meninggalnya pekerja yang mengalami kecelakaan kerja lebih dari satu satu kali dalam bulan ini, Keselamatan kerja di PT Cemindo Gemilang, kembali disorot.
Diketahui , PT Cemindo Gemilang (CG) merupakan perusahaan produsen semen merah putih yang berlokasi di Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten.
Berdasarkan informasi yang di dapat dari sumber yang identitasnya tidak bersedia di publikasikan pada awak media menyampaikan bahwa kembali terjadi kecelakaan kerja di perusahaan tersebut. Pada Kamis (27/3/2025).
Dijelaskan bahwa bulan ini saja ada 3 orang pekerja yang tewas mengenaskan, 1 diantaranya terkena mesin saat bekerja.
"Bulan ini, sudah ada 3 orang yang meninggal, sebelumnya ada 2 orang tertimpa tong, dan pada Selasa, sekitar pukul 03.00 dini hari, karyawan atas nama Muhamad Kholik, juga meninggal akibat tergerus mesin screw coal mill pabrik semen merah putih Bayah," ucap nya.
Masih kata sumber, kecelakaan kerja yang merenggut nyawa karyawan PT Cemindo Gemilang, Bayah ini terjadi, diduga akibat kelelaian pengawasan dari pihak perusahaan.
"Pengawasan dari pihak perusahaannya lalai, seharusnya insiden kecelakaan kerja itu dapat diminimalisir, sehingga tidak sampai merenggut korbam jiwa, apalagi bulan ini saja lebih dari satu orang" tambahnya.
Diduga pihak perusahaan seolah menutupi insiden kecelakaan kerja yang merenggut korban jiwa karyawannya.
"Sepertinya masalah ini dirahasiakan oleh pihak perusahaan, bulan ini saja sudah 3 orang karyawan meninggal dengan cara mengenaskan, akibat kecelakaan kerja," pungkasnya.
Sementara, Humas PT Cemindo Gemilang, Adul dan Manager Safty SHE Cemindo, Nanda, dihubungi untuk dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsAppnya, belum bisa terhubung.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Bayah Polres Lebak, Ipda Danang Wahyu membenarkan adanya kejadian kecelakaan kerja di PT Cemindo Gemilang tersebut.
Danang menyebut, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan pihak Polres Lebak.
"Kita lakukan penyelidikan, ada kejadian sudah kita koordinasikan Polres juga,"terang Kanit Reskrim Polsek Bayah ini melalui pesan singkat WhatsApp
(Red)






