- Dugaan Pungli di RSUD Adjidarmo, King Naga Menagih Janji Bupati: "Buktikan Pemecatan Sesuai Pernyataan"
- Dugaan Kegagalan Kopsyah Rabani Memenuhi Kewajiban Terhadap Anggota dan Karyawan.
- Ketum DPP BIMANTARA Bobby Chayadi: Hari Buruh Sedunia, Momentum Merajut Kebersamaan Pemerintah Pekerja & Pengusaha
- Pengadilan Tinggi Diminta Tegas Usut Hakim Subai,Putusan Prapid 41 Melanggar Aturan
- Memperingati Hari Kartini, LMP Mada Banten Gelar Fashion Show, Wujudkan Semangat Emansipasi Srikandi
- Kronis, Penerangan Jalan Provinsi Mati Sudah Sepuluh Tahun, Komponen Dicuri Dishub Provinsi Banten Tidak Bertindak.
- Dugaan Pelanggaran Rangkap Jabatan, PNS Aktif Jadi Perangkat Desa, Melanggar Aturan Negara, Bupati Diminta Turun Tangan.
- Diduga Pelaksana Proyek Galian Tanah, Abaikan Janji Uang Konpensasi Pada Penggarap Yang Tanahnya Digali.
- Jaga Stamina dan Kesiapan Tugas, Bag SDM Polres Lebak Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Periodik Semester I Tahun 2026
- Ketua Umum DEPA-RI, Kecam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Fakultas Hukum UI
Kecelakaan Kerja di PT Cemindo Kembali Terjadi, Sumber Menyebut Selalu Dirahasiakan Pihak Perusahaan
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK - info fakta news
Dugaan meninggalnya pekerja yang mengalami kecelakaan kerja lebih dari satu satu kali dalam bulan ini, Keselamatan kerja di PT Cemindo Gemilang, kembali disorot.
Diketahui , PT Cemindo Gemilang (CG) merupakan perusahaan produsen semen merah putih yang berlokasi di Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten.
Berdasarkan informasi yang di dapat dari sumber yang identitasnya tidak bersedia di publikasikan pada awak media menyampaikan bahwa kembali terjadi kecelakaan kerja di perusahaan tersebut. Pada Kamis (27/3/2025).
Dijelaskan bahwa bulan ini saja ada 3 orang pekerja yang tewas mengenaskan, 1 diantaranya terkena mesin saat bekerja.
"Bulan ini, sudah ada 3 orang yang meninggal, sebelumnya ada 2 orang tertimpa tong, dan pada Selasa, sekitar pukul 03.00 dini hari, karyawan atas nama Muhamad Kholik, juga meninggal akibat tergerus mesin screw coal mill pabrik semen merah putih Bayah," ucap nya.
Masih kata sumber, kecelakaan kerja yang merenggut nyawa karyawan PT Cemindo Gemilang, Bayah ini terjadi, diduga akibat kelelaian pengawasan dari pihak perusahaan.
"Pengawasan dari pihak perusahaannya lalai, seharusnya insiden kecelakaan kerja itu dapat diminimalisir, sehingga tidak sampai merenggut korbam jiwa, apalagi bulan ini saja lebih dari satu orang" tambahnya.
Diduga pihak perusahaan seolah menutupi insiden kecelakaan kerja yang merenggut korban jiwa karyawannya.
"Sepertinya masalah ini dirahasiakan oleh pihak perusahaan, bulan ini saja sudah 3 orang karyawan meninggal dengan cara mengenaskan, akibat kecelakaan kerja," pungkasnya.
Sementara, Humas PT Cemindo Gemilang, Adul dan Manager Safty SHE Cemindo, Nanda, dihubungi untuk dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsAppnya, belum bisa terhubung.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Bayah Polres Lebak, Ipda Danang Wahyu membenarkan adanya kejadian kecelakaan kerja di PT Cemindo Gemilang tersebut.
Danang menyebut, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan pihak Polres Lebak.
"Kita lakukan penyelidikan, ada kejadian sudah kita koordinasikan Polres juga,"terang Kanit Reskrim Polsek Bayah ini melalui pesan singkat WhatsApp
(Red)






