- Presiden Prabowo Lantik Suahadil Nazara Sebagai Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
- Pelayanan PDAM Unit Cikande dikeluhkan, Konsumen Tiga Hari Tanpa Air, Saat Laporan Terkesan Diabaikan.
- Dua Mobil Operasional MBG Bernopol Sama di Lebak, Viral dan Jadi Sorotan.
- Dugaan Manipulasi Titik Dapur MBG Banten, Kerugian Pengelola Capai 1,5 Miliar
- Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Pijar, Semoga Segera Ditemukan Dalam Keadaan Selamat.
- Kasus Hilangnya Kakak Beradik Di Banyuasin Terungkap, Dua Tahun Pencarian Berakhir Dengan Kenyataan Sedih.
- Bobol Warung Dini Hari, Empat Pelaku Curhat dan Penadah Ditangkap Polda Banten
- KASUS PENCULIKAN AKTIVIS UUN SELESAI DENGAN KEADILAN RESTORATIF, KUASA HUKUM KETUA DPRD LEBAK BERI APRESIASI LUAR BIASA
- Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Selesai Dengan Keadilan Restoratif, Empat Tersangka Bebas
- Warga Perumahan Puri Teratai RW 03 Tunjukkan Kepedulian, Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
Peredaran Obat-Obatan Terlarang Daftar G, Kembali Marak di Seputaran Kota Rangkasbitung Wilayah Hukum Polres Lebak.
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK - info fakta news, Berbagai macam cara pelaku pengedar obat-obatan terlarang daftar G (tramadol dan excimer-red) lakukan dalam mengedarkannya, mereka menjual dengan membuka tempat seperti konter isi ulang pulsa hp ada juga toko kosmetik dan ada yang di edarkan langsung bertemu dengan pemakai.
Mirisnya pembeli atau pemakai adalah anak-anak remaja masih di bawah umur yang kebanyakan masih duduk di bangku sekolah tingkat SLTP dan SLTA, yang mereka merupakan Generasi Penerus Bangsa yang seharusnya kita perhatikan dan kita jaga keberlangsungan hidupnya.
Diketahui bahwa persoalan peredaran obat terlarang daftar G ini, tidak bisa dianggap sepele, karena selain dapat merusak moral generasi muda harapan Bangsa, obat obatan jenis ini juga menjadi pemicu sering terjadinya Kenakalan Remaja (Juvenile Delinquenci) yang kerap membuat resah para orang tua, sehingga menciptakan situasi dan kondisi yang tidak kondusif di tengah masyarakat.
Bukan itu saja usia remaja paling rentan dipengaruhi baik oleh lingkungan maupun pergaulan, dan akibat mengkonsumsi obat-obatan tersebut berdampak pada perbuatan menyimpang dan cendrung melanggar norma-norma hukum.
Dampak yang bisa terjadi di antaranya pergaulan bebas, hubungan seksual, mencuri, berjudi, menyalahgunakan narkotika, tawuran, pelacuran, atau semua perbuatan penyelewengan yang menimbulkan keonaran dalam masyarakat
Berdasarkan informasi yang dapat di himpun serta pantauan langsung wartawan info fakta news dilapangan, peredaran Obat-obatan ini dikendalikan seseorang berinisial (AD) yang merupakan warga Aceh, serta dikoordinir dengan inisial (HB) warga Rangkasbitung.
Diduga peredaran obat-obatan ini pun sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan beberapa pihak yang dapat menghambat penjualan dari obat-obatan tersebut. Hal ini di sampaikan ke awak media saat menemui salah satu penjual barang tersebut.
Bahkan berdasarkan informasi yang di dapat, diduga pada 25 September 2024, ada pertemuan yang dilakukan dengan beberapa pihak untuk membangun komunikasi dan koordinasi dalam melancarkan serta memuluskan bisnis haram ini.
(Red)






