- Dugaan Pungli di RSUD Adjidarmo, King Naga Menagih Janji Bupati: "Buktikan Pemecatan Sesuai Pernyataan"
- Dugaan Kegagalan Kopsyah Rabani Memenuhi Kewajiban Terhadap Anggota dan Karyawan.
- Ketum DPP BIMANTARA Bobby Chayadi: Hari Buruh Sedunia, Momentum Merajut Kebersamaan Pemerintah Pekerja & Pengusaha
- Pengadilan Tinggi Diminta Tegas Usut Hakim Subai,Putusan Prapid 41 Melanggar Aturan
- Memperingati Hari Kartini, LMP Mada Banten Gelar Fashion Show, Wujudkan Semangat Emansipasi Srikandi
- Kronis, Penerangan Jalan Provinsi Mati Sudah Sepuluh Tahun, Komponen Dicuri Dishub Provinsi Banten Tidak Bertindak.
- Dugaan Pelanggaran Rangkap Jabatan, PNS Aktif Jadi Perangkat Desa, Melanggar Aturan Negara, Bupati Diminta Turun Tangan.
- Diduga Pelaksana Proyek Galian Tanah, Abaikan Janji Uang Konpensasi Pada Penggarap Yang Tanahnya Digali.
- Jaga Stamina dan Kesiapan Tugas, Bag SDM Polres Lebak Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Periodik Semester I Tahun 2026
- Ketua Umum DEPA-RI, Kecam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Fakultas Hukum UI
Tanah Longsor di Lebak Menimpa Rumah Warga Janda Lansia, Belum Mendapat Perhatian Pemerintah.
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK - info fakta news
Musibah tanah longsor terjadi di wilayah Kabupaten Lebak pada Sabtu 8 Februari 2026 beberapa hari lalu.
Menimpa rumah salah satu warga bernama Enah yang merupakan janda lanjut usia.
Berdasarkan informasi warga setempat, pasca kejadian sampai saat ini korban belum mendapatkan bantuan maupun penanganan dari pemerintah desa maupun kabupateten.
Longsor terjadi disebabkan intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, menyebabkan tanah amblas dan menimpa sebagian bangunan rumah.
Beruntung tidak ada korban jiwa, namun rumah mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai tidak aman untuk ditempati lagi.
Enah yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan berstatus janda hanya mendapat bantuan seadanya dari tetangga secara swadaya.
Salah satu warga setempat menyampaikan keprihatinan, "Sudah beberapa hari kejadian, tapi belum terlihat adanya bantuan atau langkah konkret dari pihak pemerintah desa maupun Kabupaten. Padahal kondisi rumah Ibu Enah sangat memprihatinkan."
Berdasarkan data kependudukan yang ada, Enah, lahir di Lebak, 10-11-2951, beragama Islam, dan berdomisili di Kp. Bekedug RT. 009/RW. 004, Desa Nayagati, Kecamatan Leuwidamar.
Warga berharap pemerintah setempat untuk segera turun dan memberikan bantuan dengan mencarikan tempat tinggal bagi Enah mengingat tempat tersebut rawan longsor.
Selain itu, warga juga meminta langkah mitigasi untuk mencegah terjadinya longsor susulan, mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah desa maupun instansi terkait di tingkat kabupaten mengenai penanganan musibah tersebut.
(Heru)






