Warga Keluhkan Jalan Poros Kabupaten di Buyut Mekar Rusak Parah Tak Kunjung Diperbaiki

PEMRED : Iyan Baduy

28 Feb 2026, 07:10:10 WIB

Warga Keluhkan Jalan Poros Kabupaten di Buyut Mekar Rusak Parah Tak Kunjung Diperbaiki

Kondisi jalan di Desa Buyut Mekar, rusak berlubang disertai lumpur dan di genangi air

LEBAK - info Fakta news

Jalan Kabupaten yang terletak di Kampung Batu Karut RT. 001 RW.003 Desa Buyut Mekar, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, kondisinya rusak berlubang dan di genangi air bila hujan turun.

Padahal jalan tersebut merupakan akses yang menghubungkan Desa Buyut Mekar dan Desa Ciuyah.

Akibat jalan rusak tersebut kendaraan roda dua yang melintas sering terpleset dan jatuh karena kondisi jalan licin dan berlumpur.

Untuk roda empat pun pengendara harus ekstra hati-hati dalam melintasi jalan tersebut dan sering ada yang terperosok juga.

Kondisi jalan rusak berlubang disertai lumpur dan digenangi air tak ubahnya seperti kubangan, ucap salah satu warga.

Dikatakan salah satu warga yang melintas kondisi jalan ini sangat diikeluhkan, karena menggangu aktivitas masyarakat.

Dapat dilihat pada pagi hari saat jam masuk sekolah, anak sekolah berjalan harus menjaga keseimbangan badan agar tidak terpleset jatuh, bahkan ada yang sepatunya dilepas karena tebalnya lumpur.

Pernah juga ada kejadian sepeda motor pedagang sayuran terjatuh saat melintasi jalan tersebut akibat licin sehingga dagangannya rusak dan tidak bisa di jual.

Menurut salah satu warga setempat yang tidak bersedia namanya di publikasikan, ungkapkan rasa kekecewaannya atas kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki.

Ia katakan kecewa atas kepemimpinan Pemerintah Desa Buyut Mekar dan Pemerintah Kabupaten Legak yang dinilai lambat dan tidak peka dengan kondisi yang terjadi di wilayahnya.

"Pagi berangkat dari rumah rapih, pulang jadi kotor akibat lumpur di jalan, sampai motor sering jatuh, katanya Lebak ruhay, tapi kenyataannya begini" ungkapnya dengan nada kecewa.

Warga lainnya menambahkan,anehnya kondisi tersebut sudah lama dikeluhkan namun belum ada penanganan serius dari pemerintah.

“Kami sudah lelah mengeluh. Anak-anak harus berjuang ke sekolah, pedagang dagangannya rusak, bahkan warga lansia kesulitan melintas. Kami hanya ingin jalan yang layak, bukan mewah, tapi aman dilalui,” katanya.

Menurut warga, keluhan warga ini bukan sensasi semata, melainkan jeritan masyarakat kecil yang setiap hari harus berjibaku dengan lumpur demi mencari nafkah dan menuntut ilmu.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Lebak agar segera mengambil langkah konkret, baik melalui perbaikan darurat maupun pengajuan anggaran pembangunan. Warga juga meminta pihak terkait turun langsung meninjau kondisi di lapangan.

“Ini jalan poros kabupaten, akses utama warga. Jangan sampai dibiarkan terus. Kami butuh tindakan nyata,” tegas seorang warga lainnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media terkait kondisi jalan tersebut, Kepala Desa Buyut Mekar belum memberikan tanggapan.

Hingga berita ini terbit, warga masih menanti respons dari Pemerintah Kabupaten Lebak terkait perbaikan jalan. Masyarakat berharap slogan pembangunan dan kesejahteraan tidak hanya menjadi narasi, tetapi benar-benar diwujudkan dalam bentuk nyata yang dapat dirasakan langsung

(HKZ)