KONTROL SOSIAL BUKAN PENCARIAN KESALAHAN, MELAINKAN PENJAGA AMANAH BERSAMA

PEMRED : Iyan Baduy

15 Sep 2026, 12:20:25 WIB

KONTROL SOSIAL BUKAN PENCARIAN KESALAHAN, MELAINKAN PENJAGA AMANAH BERSAMA

SERANG - Info Fakta News

Di tengah dinamika pengelolaan negara dan pembangunan yang terus berjalan, sering kali muncul kesalahpahaman yang tidak perlu antara para pemangku kebijakan dan masyarakat yang melakukan pengawasan. Banyak yang menganggap kontrol sosial adalah bentuk perlawanan atau pencarian kesalahan, padahal hakikatnya jauh lebih luhur dan mulia.

"Kontrol sosial bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan program pemerintah berjalan sesuai aturan, tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat."

Kalimat sederhana ini kiranya menjadi pengingat yang berharga bagi kita semua, baik para pemangku kebijakan, para pengambil keputusan, maupun para aktivis dan pengawas masyarakat.

Namun sebagai wujud kejujuran yang tidak boleh kita pungkiri, saya menyampaikan pandangan ini secara terbuka, baik di lingkungan pemerintahan maupun di kalangan aktivis, sama-sama masih ada oknum yang menyimpang dari tugas seharusnya.

Di sisi pemerintahan, ada pihak yang lebih sibuk mencari pembenaran atas tindakannya sendiri, daripada memperbaiki kinerja. Bahkan tidak jarang terjadi transaksi tersembunyi, saling memberi dan menerima, agar persoalan yang seharusnya terbuka justru ditutup rapat, tidak dipublikasikan, dan dilaporkan seakan semua berjalan lancar. Ini adalah pengkhianatan terhadap transparansi yang diamanatkan undang-undang.

Di sisi aktivis pun, kita tidak boleh menutup mata. Ada di antara kita yang menyalahgunakan fungsi kontrol sosial,  bukan untuk memperbaiki sistem, melainkan sengaja mencari-cari kesalahan dengan tujuan meminta jatah atau keuntungan pribadi dari kegiatan program tersebut. Ancaman publikasi dijadikan alat pemerasan, bukan sarana perbaikan.

"Praktik seperti inilah yang paling mencederai tugas kontrol sosial yang seharusnya dilakukan dengan profesional, jujur, dan berintegritas. Ketika pengawasan dijadikan ladang keuntungan pribadi, maka rakyatlah yang dirugikan, karena kebenaran diperjualbelikan, dan keadilan dikorbankan demi kepentingan segelintir orang."

Kepada para pemangku kebijakan dan pemegang keputusan. "Kontrol sosial yang disampaikan masyarakat bukanlah serangan terhadap kebijakan yang telah Anda buat. ini adalah cermin yang jujur, agar apa yang telah direncanakan dengan baik dapat terlaksana dengan lebih sempurna. Menerima masukan bukan berarti kebijakan Anda lemah, melainkan menunjukkan bahwa Anda bijaksana dan terbuka untuk perbaikan. Jangan takut dikritik, takutlah jika kesalahan dibiarkan berulang tanpa perubahan. Dan tolong, jangan menutup mulut kritik dengan cara yang tidak terpuji, karena kebenaran pada akhirnya akan terungkap."

Kepada para aktivis dan pelaku kontrol sosial. "Sampaikanlah kritik dan pengawasan dengan kebijaksanaan, bukan dengan kebencian. Tugas Anda adalah menjaga agar amanah rakyat tidak tergelincir, bukan menjatuhkan pihak lain untuk kepentingan sendiri. Tegas pada prinsip, namun lembut dalam penyampaian. Jangan pernah menjual kebenaran Anda dengan imbalan apa pun, karena harga diri seorang pengawas adalah keteguhan pada kebenaran, bukan harga yang ditawarkan oleh mereka yang ingin menutupi kesalahan."

"Pemerintah dan masyarakat bukanlah dua pihak yang berlawanan, melainkan dua sisi dari mata uang yang sama, sama-sama menginginkan negara ini lebih baik. Pemerintah berkewajiban mengelola, masyarakat berhak mengawasi. Namun ketika pengelolaan disertai upaya menutupi kesalahan, dan pengawasan disertai upaya memeras keuntungan, maka keduanya sama-sama merusak kepercayaan rakyat."

"Mari kita bersihkan barisan kita masing-masing. Pemerintah bersihkan oknum yang menutupi kesalahan, aktivis bersihkan oknum yang mencari keuntungan pribadi. Hanya dengan begitu, kontrol sosial dan pengelolaan negara dapat berjalan beriringan dengan saling menghormati, menuju kebaikan bersama, bukan kemenangan pribadi."

Tidak ada pihak yang paling benar, tetapi ada kebenaran yang harus kita jaga bersama. Semoga kita semua senantiasa dijauhkan dari sikap saling menyalahkan dan saling menjatuhkan, dan diarahkan pada semangat saling menyempurnakan demi rakyat yang kita cinta.

(Oleh : Iyan Baduy - Info Fakta News)