- Pelayanan PDAM Unit Cikande dikeluhkan, Konsumen Tiga Hari Tanpa Air, Saat Laporan Terkesan Diabaikan.
- Dua Mobil Operasional MBG Bernopol Sama di Lebak, Viral dan Jadi Sorotan.
- Dugaan Manipulasi Titik Dapur MBG Banten, Kerugian Pengelola Capai 1,5 Miliar
- Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Pijar, Semoga Segera Ditemukan Dalam Keadaan Selamat.
- Kasus Hilangnya Kakak Beradik Di Banyuasin Terungkap, Dua Tahun Pencarian Berakhir Dengan Kenyataan Sedih.
- Bobol Warung Dini Hari, Empat Pelaku Curhat dan Penadah Ditangkap Polda Banten
- KASUS PENCULIKAN AKTIVIS UUN SELESAI DENGAN KEADILAN RESTORATIF, KUASA HUKUM KETUA DPRD LEBAK BERI APRESIASI LUAR BIASA
- Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Selesai Dengan Keadilan Restoratif, Empat Tersangka Bebas
- Warga Perumahan Puri Teratai RW 03 Tunjukkan Kepedulian, Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
- Semarak Maulid Nabi di Perumahan Kayla, Kebersamaan dan Kekompakan Warga Menjadi Cermin Teladan
Polisi Periksa Pejabat Pemkab Pandeglang Terkait Kecelakaan Maut di Depan Sekolah
PEMRED : Iyan Baduy
PANDEGLANG – info Fakta news
Polres Pandeglang sedang mendalami kasus kecelakaan maut yang terjadi Kamis (30/4) pukul 09.30 WIB di depan SDN Sukaratu 5, Kecamatan Majasari.
Peristiwa ini melibatkan kendaraan Toyota Innova bernomor polisi A 1633 BF yang dikemudikan oleh seorang pejabat Pemerintah Kabupaten Pandeglang.
Akibat kecelakaan yang diduga terjadi karena kendaraan hilang kendali itu, sembilan orang menjadi korban.
Dua di antaranya meninggal dunia, yaitu seorang siswa kelas empat sekolah tersebut dan Dewi, pedagang jajanan warga Desa Ciputri.
Dewi sempat dirawat di RSUD Berkah Pandeglang sebelum akhirnya meninggal pada Jumat (1/5).
Ia meninggalkan dua anak yang masih bersekolah. Tujuh korban lainnya merupakan siswa sekolah yang sama.
Menurut Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Burhanudin Surya Muhammad, pengemudi kendaraan telah diperiksa setelah selesai menjalani perawatan kesehatan, termasuk pencucian darah.
Penyidik juga telah memeriksa saksi lain, dengan memperhatikan aturan perlindungan bagi korban di bawah umur.
“Penanganan berjalan sesuai aturan dan masih terus berlangsung. Kami akan menyampaikan perkembangannya kepada masyarakat,” tegasnya.
(Red)






