- Pengadilan Tinggi Diminta Tegas Usut Hakim Subai,Putusan Prapid 41 Melanggar Aturan
- Memperingati Hari Kartini, LMP Mada Banten Gelar Fashion Show, Wujudkan Semangat Emansipasi Srikandi
- Kronis, Penerangan Jalan Provinsi Mati Sudah Sepuluh Tahun, Komponen Dicuri Dishub Provinsi Banten Tidak Bertindak.
- Dugaan Pelanggaran Rangkap Jabatan, PNS Aktif Jadi Perangkat Desa, Melanggar Aturan Negara, Bupati Diminta Turun Tangan.
- Diduga Pelaksana Proyek Galian Tanah, Abaikan Janji Uang Konpensasi Pada Penggarap Yang Tanahnya Digali.
- Jaga Stamina dan Kesiapan Tugas, Bag SDM Polres Lebak Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Periodik Semester I Tahun 2026
- Ketua Umum DEPA-RI, Kecam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Fakultas Hukum UI
- Diduga Seorang Oknum PNS Provinsi DKI Lakukan Penipuan, Modus Gadaikan Mobil Milik Orang Lain, Korban Akan Lapor Polisi.
- Ahli Gizi Dapur SPPG Bojong Menteng Raih Penghargaan Nasional, Harumkan Nama Lebak
- Oknum Kepala SPPG Diduga Lakukan Perbuatan Asusila Di Mess Dapur MBG, Jadi Sorotan Warga
Ahli Gizi Dapur SPPG Bojong Menteng Raih Penghargaan Nasional, Harumkan Nama Lebak
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK – info Fakta news
Prestasi membanggakan dibidang kesehatan kembali ditorehkan salah satu warga di Kabupaten Lebak, Banten.
Seorang ahli gizi dari Dapur Umum SPPG Bojong Menteng, Desa Bojongmenteng, Kecamatan Leuwidamar, berhasil meraih penghargaan tingkat nasional sebagai Peserta Teraktif dalam kegiatan penguatan kapasitas tenaga pengawas gizi.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Novilia Aryani, ST, usai mengikuti kegiatan webinar penguatan kapasitas tenaga pengawas gizi SPPG Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan oleh LDP Gizi Svastha Harena pada tanggal 17–19 April 2026 lali.
Dalam kesempatannya, Novilia menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas capaian yang diraihnya.
“Saya sangat bersyukur atas penghargaan ini. Ini bukan hanya milik saya pribadi, tetapi juga untuk seluruh tim di Dapur Bojong Menteng serta masyarakat Desa Bojongmenteng yang selalu memberikan dukungan penuh,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan nasional tersebut menjadi sarana penting untuk menambah wawasan dan meningkatkan kompetensi diri dalam menjalankan tugas.
“Melalui kegiatan ini, saya mendapatkan banyak ilmu baru yang sangat bermanfaat. Ilmu ini akan saya terapkan secara maksimal dalam pelayanan gizi, khususnya dalam mendukung suksesnya Program Makan Bergizi Gratis di daerah kami,” tambahnya.
Novilia juga berharap, pengetahuan yang didapat dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan di wilayah Kecamatan Leuwidamar.
“Harapan saya, ke depannya pelayanan gizi di desa kami bisa semakin baik dan profesional. Selain itu, kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang juga semakin meningkat demi kesehatan bersama,” tutupnya.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa tenaga kesehatan di daerah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional, sekaligus berkontribusi besar dalam menyukseskan program-program strategis pemerintah di bidang kesehatan.
(HKZ)






