- Pengadilan Tinggi Diminta Tegas Usut Hakim Subai,Putusan Prapid 41 Melanggar Aturan
- Memperingati Hari Kartini, LMP Mada Banten Gelar Fashion Show, Wujudkan Semangat Emansipasi Srikandi
- Kronis, Penerangan Jalan Provinsi Mati Sudah Sepuluh Tahun, Komponen Dicuri Dishub Provinsi Banten Tidak Bertindak.
- Dugaan Pelanggaran Rangkap Jabatan, PNS Aktif Jadi Perangkat Desa, Melanggar Aturan Negara, Bupati Diminta Turun Tangan.
- Diduga Pelaksana Proyek Galian Tanah, Abaikan Janji Uang Konpensasi Pada Penggarap Yang Tanahnya Digali.
- Jaga Stamina dan Kesiapan Tugas, Bag SDM Polres Lebak Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Periodik Semester I Tahun 2026
- Ketua Umum DEPA-RI, Kecam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Fakultas Hukum UI
- Diduga Seorang Oknum PNS Provinsi DKI Lakukan Penipuan, Modus Gadaikan Mobil Milik Orang Lain, Korban Akan Lapor Polisi.
- Ahli Gizi Dapur SPPG Bojong Menteng Raih Penghargaan Nasional, Harumkan Nama Lebak
- Oknum Kepala SPPG Diduga Lakukan Perbuatan Asusila Di Mess Dapur MBG, Jadi Sorotan Warga
PLN ULP Cikande, Diminta Evaluasi Pelayanan Petugas Dilapangan Diduga Berbahasa Tidak Beretika Terhadap Pelanggan.
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info Fakta news
Warga Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang yang merupakan Pelanggan PLN menyayangkan pelayanan petugas dilapangan yang diduga penyampaian bahasa yang kurang beretika.
Hal ini disampaikan Iyan saat dirinya ada keterlambatan pembayaran di telpon seseorang yang mengaku petugas PLN dan menegur melalui WhatsApp dengan bahasa kurang beretika dalam penyampaiannya.
Dikatakan Iyan, saat itu dirinya ada keterlambatan pembayaran lewat satu bulan kemudian ada yang mengaku petugas PLN berinisial (SKM) dan menyampaikan kalimat yang dianggap tidak enak di dengar.
Lebih lanjut Iyan katakan, sebelumnya dirinya pun pernah ada juga ada keterlambatan pembayaran, tapi petugas yang memberitahu berinisial (TW) menyampaikan dengan bahasa yang cukup baik dan sopan.
Kata Iyan, seharusnya saat menyampaikan pemberitahuan terkait tagihan listrik hendaknya petugas dilapangan dapat menyampaikan dengan bahasa yang baik dan tidak menyinggung pelanggan.
Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun dilapangan, (SKM) merupakan pekerja PT. Aliora Power yang merupakan mitra PLN ULP Cikande.
ditambahkan Iyan, atas sikap petugas seperti ini dirinya meminta PLN ULP Cikande untuk melakukan evaluasi terhadap perusahaan mitranya di lapangan yang tentunya bersentuhan langsung dengan pelanggan.
Dan melakukan tindakan tegas terhadap perusahaan yang sudah mempekerjakan pegawai yang tidak sesuai aturan dan arogan.
Terakhir Iyan sampaikan, apabila hal ini tidak juga mendapat respon, dirinya bersama lembaga sosial kontrol akan berkirim surat permohonan audiensi yang ditunjukan ke pimpinan PLN ULP Cikande.
Sampai berita ini terbit belum ada keterangan yang di sampaikan pihak PLN ULP Cikande.
(Red)






